Kaltim

Rahmad: Jangan Panic Buying

KLIK BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi masalah kelangkaan minyak goreng.

Ia mengklaim pemerintah tengah melakukan langkah untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng di pasaran. Langkah itu di antaranya melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah distributor, agen serta toko di Balikpapan.

“Saya sampaikan kepada masyarakat agar tidak panic buying. Karena kalaupun ini langka toh juga tidak akan lama,” ujar Rahmad.

Kelangkaan minyak goreng di Balikpapan telah terjadi selama beberapa hari. Di minimarket dan Indomaret Pattimura Batu Ampar, minyak goreng habis tidak tersisa. Begitu pun di toko Harum, agen yang bisa menjual minyak goreng.

“Minyak goreng jangan ditanya dulu, masih kosong. Belum tahu kapan ada,” ujar Yani, salah satu karyawan toko, Kamis 10 Maret 2022. Dari pantauan media ini, sejumlah agen lain juga tidak memiliki stok minyak goreng.

Minyak goreng yang bisa ditemui di sejumlah toko di Jalan Pattimura kawasan Batu Ampar, hanya tersedia kemasan gelas 200 ml. Ada pula kemasan 500 ml yang dijual di kemasan air mineral botol. Minyak yang tersedia pun sekadar minyak curah, tanpa merek.

Warga Batu Ampar Balikpapan Utara, Prihatini, merasa aneh jika kelangkaan minyak dikarenan panic buying. “Panic buying gimana, minyaknya saja langka. Mau beli dimana kita kebingungan nyarinya. Seharusnya jangan limpahkan kesalahan ke warga,” ujarnya.

Apalagi, katanya, ia membaca pemberitaan terkait sejumlah partai yang melakukan pasar murah. Hal itu dirasa aneh lantaran saat kelangkaan minyak tapi partai bisa menjual ratusan liter. “Mereka dapat dari mana? Berarti kan stoknya ada tapi tidak merata,” tuturnya.

I Pewarta: Siska I Redaktur: Jihana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button